RED TAYLOR

RED TAYLOR

Sabtu, 28 Desember 2013

Persahabatan Tak Akan Pernah Habis



Persahabatan. aku lupa sejak kapan aku mengenal arti kata itu. mereka yang tertawa bersama, menangis bersama, makan bersama, tidur bersama, atau bahkan "mandi" bersama, merekalah yang ku sebut sebagai sahabat. 

perkenalkan sahabatku yang terbaik diantara yang terbaik. panggil kami bertiga dengan sebutan G'ATIK. nama yang kami buat saat kami telah sedikit dewasa dan mengerti arti sebuah geng. iya, G'ATIK itu adalah nama geng kami, Gita Aulia TIKa


GITA- memiliki nama lengkap BRIGITA BEAVA WATURU. nama yang sangat unik, dia blasteran antara indo papua dengan cina. anak cantik, manis, tomboy abis, tidak pelit dan super-duper jail. yah walaupun dia berbeda anutan denganku, tapi itu tidak membuat persahabatan kita runtuh. kita saling memahami dan mengerti satu sama lain. aku bahkan makan dirumahnya saat dia merayakan natal dan imlek, dia juga datang kerumahku dan tika saat kami merayakan lebaran.


TIKA- memiliki nama lengkap BINURI HIDAYATIKA. nama yang sangat damai, kalo yang keturunan padang tulen, sama layaknya aku keturrunan batak tulen. anaknya cantik, manis, tomboy abis, tidak lagi pelit, murah senyum dan pengertian. kami bersahabat dari kecil (bayi) dan sampai dia berumur 15 tahun, dia tidak pernah sekalipun bercerita tentang cowok yang ia sukai. dan baru-baru ini setelah aku ancam, dia mengaku bahwa iya backstreet dan lebih parahnya, ia menceritakannya setelah putus. padahal aku dan gita selalu bercerita tentang cowok yang kami idamkan, tapi dia tidak mau bercerita. dasaaarr tikaaa!! :P

persahabatan tiga dara ini memang membuat aku rindu. kini aku telah jauh dari mereka berdua, tepat saat aku berumur 15 thn, aku pindah ke negeri yang sangat jauh dari mereka. tapi untunglah saat aku kembali kesana mereka masih mengaggapku sahabat dan justru hubungan kami makin hangat.

biar aku jelaskan lagi, hingga kalian cemburu membacanya. persahabatan kami tidak memandang agama, harta, tampang, kebiasaan, dan otak. hubungan kami hanyalah berlandaskan rasa sayng satu sama lain. aku yang selalu sendiri dirumah saat mamah kerja, tika yang selalu sendiri dirumah saat mamah dan ayahnya kerja, dan gita yang selalu sendiri dirumah saat mamahnya kerja, ayahnya mengajar, abangnya kuliah. kita bertiga adalah seorang anak yang bisa dibilang sama-sama kesepian karena ditinggal orang tua bekerja, tapi kita tidak pernah merasa kesepian sedetikpun karena sahabat selalu ada mendampingi kita.

persahabatan layaknya kakak-adik, saat dikeluargaku sedang ada acara, aku mengajak mereka gabung bersamanya. disaat keluarga mereka sedang ada acara, mereka mengajak aku gabung bersamanya. aku benar-benar merasakan kebahagiaan yang luar biasa. aku memiliki keluarga yang amat besar.

aku berharap meskipun kini kita telah terpisah olah beribu kilometer. tapi kita masih sama-sama memiliki rasa sayang satu sama lain. doakan aku supaya aku bisa kuliah dijakarta dan kita semua bisa berkumpul seperti dulu lagi :')

AKU DAN DIA "eps. 1"



Pagi ini aku bertemu dengannya kembali. Tapi kali ini berbeda, dia tidak membawa sepeda motor fixien hitamnya melainkan hanya honda matic berwarna putih. Aku tidak terlalu perhatian dengan mereknya, yang jelas itu matic. seperti hari-hari sebelumnya, aku selalu menunggu angkutan umum diperempatan jalan itu, dan aku selalu bertemu dengan dirinya yang sedang menyebrang dari arah yang berlawanan. Terkadang ia melihatku. Ahh.. mungkin saja bukan diriku. Namun yang pasti aku melihatnya (dari jauh). Setelah polisi memberikan jalan untuk dia menyebrang kemudian ia lewat disampingku, dan aku memalingkan muka (lagi). Aku terlalu takut kalo mata kita bertemu. Haha.. sangat dramatis. Tapi memang itu kenyataannya. Dia adalah cowok pertama yang mencuri hatiku semenjak masuk ke SMA, dan sampai sekarang!!... Menurutku grogi dan salting didepannya adalah ukuran yang normal.

Waktu berlalu dan kemudian angkotku datang, aku masuk dan duduk dengan manis. Aku tak terlalu peduli dengan keadaan diluar saat aku telah berada didalam angkot itu. namun kali ini berbeda, angkotku menyalip sepasang sepeda motor yang sedang bergandengan, saat aku melihat orang yang menggendarai sepeda motor itu, Itu DIA... aku melihatnya dan dia melihatku dengan sisa senyuman manisnya. Kalian mengerti kan maksudnya sisa senyuman?? Biarku jelaskan, dia sedang tertawa dengan kawannya dan tidak sengaja melihat ke arahku, namun senyuman dibibirnya masih tersimpul, kemudian dia berbaik ke arah kawannya kembali. Yah.. ntah apa namanya itu, aku menyebutnya sebagai “sisa senyuman”

Setelah sisa senyuman itu, aku benar-benar kesulitan bernapas. Aku tau.. ini sangat sangat dramatis. Tapi memang fakta lapangan membuktikannya!. Inilah yang aku takutkan apabila sama-sama “berpandangan”  mungkin dia hanya menganggap itu biasa, namun aku TIDAK BIASA!!

Terkadang aku ingin duduk dibelakangnya dan mendengar gelak tawanya. JUJUR!! Aku tidak pernah mendengar suaranya. Aku juga tidak tau pasti siapa namanya. Aku hanya tau nama panggilannya yaitu Fajar, sepeda motornya, beserta helmnya. Ahh.. kelasnya!! Kalau tidak salah dia anak IPA E. Entahlah... aku tak mau terlalu terburu-buru. Untuk sampai saat ini aku hanya ingin melihatnya dari jauh.

Suatu saat nanti pasti akan ada waktu yang tepat untuk dia tau bagaimana perasaanku selama ini. Tapi bukan sekarang.

Jumat, 27 Desember 2013

EX. Raaper SMA Negri 1



BIREUEN PUNYA KREASI :)

       LIL O DAN DOUBLE V, begitu nama group raaper bireuen itu di kenal. Lil o yang berarti oji ramadhan dan double  yang berarti vandi valevi. Cowok yang sama-sama mempunyai hobby menyanyi ini mengaku lebih menyukai musik nge-raap dari pada hip-hop , rege, atau jass.hobby ini ditekuni mereka sejak SMP. Tak ada guru khusus yang mengajari mereka alias belajar sendiri(otodidak).
     “abang kan pindaham dari medan. Jadi di sana lagi nge-trennya musik raap. Pas di SMP Negri 1  ketemu sama oji, abang ajakin bikin group. “ tutur vandi yang memiliki cita-cita menjadi pengusaha. Yah, walaupun dari sekedar iseng-iseng buang tinta dikertas dan menyusun nada di komputer, pada akhirnya pun mereka cukup dikenal orang banyak.
     Kesuksesan emang gak mudah seperti membalikan telapak tangan, awalnya mereka hanya bisa merekam nada lewat komputer ,namun hasilnya tak memuaskan. Puloara, disanalah pertamakalinya mereka melakukan rekaman. Bisa dibilang nekat, karena biaya rekaman mereka tanggung dari kantong bersama.
     Sampai kemudian mereka bergabung di komunitas batee kureng family yang bertepatan di atche coffie shop. Dimana tempat perkumpulan remaja bireun yang memiliki bakat dibidang seni. Group yang dibawahi oleh manager getsu studio ini sudah memiliki tiga single andalan yang berjudul semoga sadar, nasib gak sekolah, dan hip hop hu.
     “niat kami bukan ingin tenar atau memiliki banyak uang. Namun kami ingin membuktikan bahwa bireuen punya kreasi dan bisa dibanggakan. Serta untuk menghibur orang banyak. Hehe” tegas cowok yang  sering disapa bang wen ini.
     Mereka biasanya mendapat inspirasi dari kawan-kawan untuk membuat lagu. Nge-raap bukan hanya bernyanyi dengan cepat, namun juga harus memiliki karakteristik vokal dan nafas yang kuat. Artikulasi dalam bernyanyi inilah yang sangat di utamakan. Karena penyampaian lagu yang begitu cepat akan menyulitkan pendengar untuk memahami apa yang sedang disampaikan oleh sang raaper, maka pelafalannya harus jelas. Dalam menyusun lirik pun tak semudah membuat puisi bebas. Karena disetiap baris harus berrima dan memiliki makna yang sama.
     Makin menjamurnya musik raap di kalangan remaja bireun tak pernah membuat mereka merasa tersaingi, karena niat awal mereka bukanlah mencari keuntungan pribadi. Orang tua pun mendukung hobby merekan asalkan masih dibidang yang positif dan tak menganggu waktu belajar.
     “kami sih berharap agar group kami makin solid dan makin bersinar bukan hanya se-kab bireuen namum sampai se-profinsi nanggroe aceh darussalam, atau bahkan se-tenar justin. Amiiiiiin” ucap vandi yang mengundang gelak tawa kami disaat wawancara.haha...
     Harapan mereka untuk raaper bireuen teruslah berkarya. Karya itu mahal. Dan berkaryalah sebaik-baik mungkin, jangan sampai menjatuhkan nama bireun dengan karya yang asal-asalan. Dan kalau bisa buatlah karya yang berkelas sikit.
“hip hop arena bebas tanpa batas” tutup oji. (aulia chintia ambarita)

KALO YG INI UDAH LAMA BGT AKU TULIS GUYS, KELAS 1 SMA PAS PERTAMA KALI MASUK REDAKSI, TAPI GAK JADI TERBIT MAJALAHNYA, JADI AKU OPER KESINI DEH, SORI YAH BANG OJI :)

Naskah teater "CUT DARA PEJUANG WANITA DARI ACEH"



Take 1
(dibacakan puisi tentang perihnya penderitaan rakyat aceh dimasa penjajahan. Sambil dibacakan puisi, para rakyat sedang melakukan kerja paksa)
(setelah itu mereka dikumpulkan, para kape-kape penjajah sedang mencari-cari keberadaan cut dara. Peminpin daerah aceh selatan)
Mahfud                       : (bertanya kepada semua tawanan) where is cut dara!!??? (membentak-bentak)
Semua tawanan           : (bungkam dan ketakutan)
Mahfud                       : (ke ibu hamil) meem, did you know “where she is??!!”
Roda                           : (menggeleng ketakutan)
Mahfud                       : (membentak) dimana cut dara!!??
Roda                           : (ketakutan. Tetap tidak mau bilang) kamu tau artinya itu. (tembak ibu hamil)
Ekky dan rika              : (panik, melihat roda yang hampir mati)
Mahfud                       : bawa dia!! Dan temukan cut dara!!!
Ekky dan rika              : (panik, kemudian membawa pulang)

Take 2
(malam hari. Ekky dan rika bersusah payah membawa roda yang hampir mati kekediaman cut dara.)
Rika                             : pohh cut (teriak-teriak hampir nangis)
Ekky                            : poh cut (teriak, panih, bopong si roda)
Aulia                           : masyaALLAH. Tameng nyak. (membantu membopong roda)
(duduk diatas tikar. Membaringkan roda kemudian mengelap darah tembakan)
Rika                             : poh cut. Kape-kape penjajah sudah keterlaluan!!
Aulia                           : kiban nyo, kok bisa dia tertembak??
Ekky                            : kami semua dipaksa untuk mengatakan keberadaan poh cut, dan pada akhirnya roda ditembak.
Rika                             : roda!! Roda!!! Kiban poh cut. Dia bisa mati
Roda                           : (mengap-mengap kayak orang mau mati) poh cut harus membalaskan dendam rakyat aceh.

Take 3
Narasi                          : setelah rakyatku mati satu persatu, aku tidak mungkin menyembunyikan diri dari kape-kape penjajah yang sangat menginginkan tanah aceh. Kini mereka semua telah tau keberadaanku.

Take 4
(kape-kape sedang mencoba menyusup kekediaman cut dara. Kemudian mereka meracuni sumurnya.)
Aulia                           : (meminum air yang ada disumur kemudian keracunan dan pingsan)

Take 5
(cut dara sudah diikat dan disekap dibesecame kape-kape penjajah.)
Aulia                           : (sempoyongan. Belom sadar)
Mahfud                       : (mencabut plaster mulutnya dengan kasar)
Aulia                           : (masih setengah sadar)
Suci                             : (menyadarkannya dengan menamparnya)
Suci                             : (logat english) hei dara. Katakan dimana hasil bumi aceh disembunyakan??!!
Aulia                           : (bengkam. Menatap saja)
Suci                             : (berteriak) cambuk dia!!
Mahfud                       : (cambuk berkali-kali)
Suci                             : (menjambak rambut aulia) mengaku kalahlah you !! serahkan bumi aceh kepada I!! And you akan mati dengan tenang
Aulia                           : (menatap sambil menahan tangis) aku bersumpah tidak akan memberikan tanah ini kepada kape-kape hina seperti kalian!!
Suci                             : (geram) cambuk dia!!! Cambuk sampai ia mau mengatakannya!!
Mahfud                       : (cambuk-cambuk-cambuk)
Aulia                           ; (teriak sejadi-jadinya)
Suci                             : (memberikan tanda stop. Memegang mulut) you masih tidak mau mengakatakannya!! Dimana you and rakyat you menembunyikannya!!!!
Aulia                           : aku bahkan rela mati demi negri nanggroe (meludahinya)
Suci                             : aaaaa!!! (mengelap) aceh akan I hancurkan!! Dan ini semua sebab you (menendang kursi)

Take 6
(musik perang-perang gitu deh. Musik bom-bom. Ntahlah sejenisnyalah.... cut dara masih terkulai dan tak tau keadaan diluar. Kemudian ekky dan rika datang menyusup)
Rika                             : poh cut (terkejut melihat keadaan poh cut)
Ekky                            : astagfirullah ala’zim poh cut
Aulia                           : (mencoba bangun. Lalu terjatuh lagi)
Ekky                            : (melepaskan ikatan)
Aulia                           : apa yang kalian lakukan (menahan kesakitan)
Rika                             : poh cut, (mengeluh) poh cut harus cepat-cepat keluar. Poh cut harus lihat keadaan bumi aceh
Ekky                            : bumi aceh hancur poh cut.. bagaimana ini pon cut?? Tentara kita makin berkurang, persediaan makanan juga menipis. Dan perempuan-perempuan tua juga dipaksa bekerja oleh kape-kape penjajah itu.
Aulia                           : (terkejut)
Rika                             : kiban poh cut?? Kita harus menuntut hak kita!!
Aulia                           : baiklah. Besok suboh aku tunggu kalian dikaki bukit untuk syahid bersamaku.

Take 7
(panggung telah diberi properti porak-poranda.)
Para pejuang aceh dan cut dara berkumpul
Aulia                           : hanya satu pilihan. Kolonel itu, atau aku yang dikubur disini!!
Para pejuang                : allahhuakbar!!!
(Mahfud dengan ekky pukul-pukulan dulu)
Suci                             : (menembak roda. Roda udah bukan ibu hamil lagi, jadi pejuang wanita, nanti bajunya diganti)
Rika                             : (melihat roda ditembak dengan enaknya, geram kemudian segera menancapkan bambu runcinyanya ke tubuh suci.)
Mahfud                       : (melihat suci akan ditusuk, iya menembak rika. Namun hilang kendali akan ekky)
Ekky                            : (mencari celah, kemudian menusuknya diperut)
Mahfud                       : (kesakitan. Menatap suci,)
Suci                             : ngggg!! (menembak ekky yang sedang berusaha bangun)
Ekky                            : (jatuh terkulai)
Suci                             : (hilang kendali)
Aulia                           : (menancapkan rencong ketubuh suci)
Suci-aulia                    : (mengguling-guling. Saling bunuh. Kemudian diam)
Aulia                           : (bangkit. Mencari bambu runcing)
Suci                             : (mencoba mencari pistol)
Aulia                           : (Mengikatkan bendera dan menancapkan ketubuh suci.) allahuakbar!!! (azan subuh. Azan abis. Cut dara meninggal dengan tersenyum)

SEMOGA NASKAH INI BERMANFAAT, JUJUR SAYA BELUM PERNAH MENAMPILKANNYA DIMANAPUN :)

Aulia Chintia Ambarita


AMBAR- panggil aku dengan sebutan itu, nama itu aku dapati saat menginjak 1 SMA. sebelum kalian membaca tulisan-tulisanku, bukankah ada baiknya kalian mengenal penulisnya. okay! akan aku perkenalkan sedikit tentang diriku. 

aku lahir di medan, keturunan batak, tapi tidak bermuka batak, iya kan?? (liat foto) 
aku lahir tanggal 12 Juli 1996, jadi aku telah melalui 17 tahun untuk bisa melihat lika-liku kehidupan. bicara soal umur, aku telah melewati bagaimana rasanya merayakan sweetseventeen, itu tidak terlalu menyenangkan. tidak seperti yang aku lihat di siaran-siaran tv. 

hobby terbesarku adalah nonton, kemudiaan diikuti oleh baca, nanyi, nulis, acting, online. pokoknya yang simple dan make otak kanan. aku paling suka berkhayal. hahaha :)

okeehh, buat para pembaca yang mudah-mudahan setia, aku meletakkan judul "AKU DAN DUNIA KU" dengan kata "KU" terpisah itu juga ada maksudnya, jadi jangan lupa baca semua partnya yah. ohh ya, di blog ini aku gak cuma ngepost tentang kehidupannku, tapi juga banyak informasi yang tentunya bisa kalian ambil sebagai bahan referensi.

oke deh, selamat membaca!!