RED TAYLOR

RED TAYLOR

Jumat, 01 Desember 2017

4N 5D (Last Day)

Setelah pulang dari singapur,

aku ga tepar. kami sekeluarga jalan lagi ke seputaran hotel untuk makan malam. menu malam ini ala-ala india gitu, tapi aku ga suka. aku geli-geli gitu makan makanan india, ga tau kenapa, jadi aku makan kfc

jujur yaa kfc dimalaysia itu enak banget, ayamnya gede, dan diatas ayamnya dikasi bumbu apa gitu. dan milonya juga enak banget. harganya juga ga mahal kok, hampir mirip kayak di indo.

PAGI PAGI

27 April 2015

Kami bergegas untuk pergi balik ke kuala lumpur, ke apartemen yang kemarin loh. nyampe disana udah agak sorean. malamnya aku pergi lagi jalan-jalan menghabiskan malam terakhir di malaysia bersamaaa...

bang adryan.
berasa ngedate. ehhh elahhh.. sepupu oi, sepupu doang aja pun baper

awalnya kami muterin mall pavillion, andai aja aku punya kamera canggih gitu, pasti banyak foto bagus, karena spotnya buaaguss banget. kamu pernah ke mall ciampelas ga reader?? kalau pernahh, menurutku ciampelas ini ngikutin konsep mall pavillion, hampir mirip si.

ditambah aku perginya malam, jadi lampu-lampunya cantik. berasa pengen foto disetiap sudut. setelah keliling beberapa tempat,

kami pergi ke menara kembar lagi. bang yan bilang, disana cantik banget kalau malam.
trus kami pergi kesana naik taksi. bayarnya 15RM.

setelah puas foto lagi, ada satu hal yang belum tercapai nih, aku pengen ke tower malaysia. katanya si deket dari petronas, tinggal jalan aja.

jadi kami susurilahh malam itu dengan berjalan kaki menuju tower.

malam semakin larut..

semakin larut..

tapi tujuan tidak sampai-sampai. serasa jauuhh kali

sampai akhirnya kami berada di titik yang benar-benar sepi. jalanan agak gelap, dan isinya cuma kami berdua. dan disitu aku mulai parno. yaa walaupun ga ada yang culik, tapi kaan ini dinegeri orang, sempat terjadi apa-apa yaa kan.

aku memutuskan untuk mengakhiri perjalanan dan mencari halte terdekat.

"POKOKNYA BANG YAN YAA, KALAU ADA BUS DATANG, KITA NAIK AJA, BODO AMAT BUSNYA MAU KEMANA, NANTI KITA TANYA AJA"

Itu prinsip aku. pada saat itu

gak lama berlalu, kemudian bus datang

"Pak, ke bukit bintang??"

"Yayaya, boleh, naik je, jom"

Aku percaya aja kalau bus ini akan membawaku pulang. aku naik bus warna ungu bertuliskan GO-KL. Bus ini free, gak bayar.

Sampe akhirnyaa. kami diturunin di last halte.

jam pukul 11. lewat


AKU RADA PANIK


Aku liat liat banyak bus udah kosong, semacam terminal gitu, aku tanya bus mana yang menuju bukit bintang. Untungnya, ADA. untungnya lagi, busnya avaiable 24 jam.

Kami naik lagi ke bus yang berbeda, daaann sampai lah kami di apartemen tercinta.
PAS NYAMPE APARTMEN LANGSUNG DI MARAHIN

:(

(Di mall pavilllion itu dilantai paling atas ada tokkyo street gitu, berasa dijepang)


(ini kaan, mirip entryan mall di ciamplas, yaa ga si??)


28 April 2015

Paginya kami semua bersiap untuk pergi ke bandara lagi, kembali ke ACEH






ITULAH MY 4N 5D STORY

Beropini

Melihat bandara di KL mirip sekali dengan bandara Soekarno yang sekarang, mirip juga banda kuala namu. Apa semua bandara sekarang harus gini yaa bentuknya?

padahal bandara suta yang dulu itu unik, penuh dengan etnik indonesia, yaa walau agak panas dan jauh jalannya, boleh si seperti yang sekarang, tapi apa lebih bagus ditambahkan sentuhan etnik daerah, kan lebih unik. 

terus mobil-mobil nya sedikit sekali, padahal kalau transit dan kedapatan gate 25 atau 24 itu jauh sekali. Anyway mungkin kedepannya akan lebih bagus lagi

Thanks you readerrr :))




Tidak ada komentar:

Posting Komentar